Janji Maya

saat hujan turun...
air mataku juga turun tanpa henti
mengingat semua itu
mengingat semua kejadian yang tak akan pernah ku lupakan

kejadian yang manis
selalu ku kenang...
kejadian pahit pun
selalu ada di ingatanku...

tak terasa telah 15 tahun berlalu
saat aku inginkan dia
dia yang sangat berarti bagiku
namun tak kunjung datang

aku berlari-lari
kesana kemari mencarimu
tapi tak ku temukan
hingga detik ini....

selama 15 tahun ini
sejuta cobaan
menerpa, mendekatiku
dan menghampiriku...

saat air mata itu jatuh,
siapa yang peduli....
saat aku mengharapkanmu
kau pun tak peduli....

hingga saat itu,
ku temukan orang yang sama sepertimu
wajahmu, cara bicaramu, dan sikapmu
tapi ku tau itu bukan kau...

kau yang telah lama pergi
pergi meninggalkanku untuk selamanya
hingga jiwa ini menantimu
tak kunjung lelah....

kau yg telah berjanji...
kau yg telah berikrar...
kau yg telah mengatakan...
tapi semua itu ternyata bohong...

di saat itu, aku jatuh
kau tertawa disaat aku sakit
dan kau pun mengira
mengira hal itu bohong...

setelah kau lihat,
melihat dengan kepala sendiri,
barulah kau percaya
percaya sejenak hanya untuk menghiburku

janji manis itu terus kau ucap
sumpah demi sumpah kau lontarkan
semoga Tuhan tak menghukummu
atas perkataanmu itu...

saat ini,
aku tak meminta banyak...
aku hanya ingin bukti
bahwa kaulah yg terhebat
orang yg terhebat dalam hidupku....