Kau...
lihatlah bulan masih mengambang
dan kita pun berhenti dipinggir jalan
disinilah kau putuskan tali silahturahmi
dan jatuhlah sejuta air mata itu....
Mengapa ???
kau membuatku serba salah
melayani semua perasaan ini
menolak kebenaran setelah aku
aku sayang padamu
Padahal engkau tahu kelemahanku
takut berpisah darimu
tapi mengapa? mengapa?
mengapa mudahnya kau akhiri
dengan minggat dari rumah
dan kabur dariku....
mengapa?
mentari dilenyapkan bulan
dan kini aku sendiri
kesunyian sepanjang jalan hidupku
aku hilang dalam terang
Bagiku...
kaulah cahaya yang menerangi
menerangi jalan hidupku
yang berliku....
lihatlah bulan masih mengambang
dan kita pun berhenti dipinggir jalan
disinilah kau putuskan tali silahturahmi
dan jatuhlah sejuta air mata itu....
Mengapa ???
kau membuatku serba salah
melayani semua perasaan ini
menolak kebenaran setelah aku
aku sayang padamu
Padahal engkau tahu kelemahanku
takut berpisah darimu
tapi mengapa? mengapa?
mengapa mudahnya kau akhiri
dengan minggat dari rumah
dan kabur dariku....
mengapa?
mentari dilenyapkan bulan
dan kini aku sendiri
kesunyian sepanjang jalan hidupku
aku hilang dalam terang
Bagiku...
kaulah cahaya yang menerangi
menerangi jalan hidupku
yang berliku....